Pengaruh Warna Cangkir Pada Rasa Kopi
Selain jenis kopi, cara penyajian kopi dapat membuat rasa kopi berbeda. Bisa lebih nikmat atau malah tak enak. Salah satu elemen penting dalam sebuah penyajian kopi adalah cangkir. Sebenarnya penyajian cangkir untuk menyeduh kopi sudah banyak perdebatan dan percobaan. Inovasi bentuk, material, ergonomi kenyamanan, hingga detail lainnya.
Sekelompok psikolog menghasilkan bukti bahwa warna cangkir itu penting, penelitian ini dibuat berkonsentrasi pada sains rasa. Dalam jurnal ini Dr. Georgr H Van Doorn, Dianne Wuillemin, dan Charles Spence mengajukan argumen bahwa warna cangkir dapat mempengaruhi cita rasa kopi.
Penelitian menemukan tingkat kepahitan tergantung warna cangkir. Peneliti mengambil ide dari barista bahwa lebih banyak pelanggan yang mengeluh kopinya menjadi pahit dengan cangkir berwarna putih daripada transparan.
Hipotesis diuji pada relawan dan memang cangkir warna putih dapat meningkatkan intensitas rasa pahit pada kopi. Peneliti menyimpulkan, ini karena kontras warna pada kopi, efek sebaliknya pada cangkir transparan yang tidak terlalu pahit.
Betul sekali, warna cangkir yang kamu gunakan untuk minum kopi ternyata punya pengaruh signifikan terhadap persepsi rasa kopi! Ini bukan sekadar mitos, melainkan didukung oleh beberapa penelitian ilmiah.
Bagaimana warna cangkir memengaruhi rasa kopi?
- Kontras Warna dan Persepsi Intensitas
Salah satu alasan utamanya adalah kontras visual antara warna kopi dan warna cangkir.
a. Cangkir putih: Kopi yang disajikan dalam cangkir putih cenderung terasa lebih pahit dan intens.
Ini karena warna putih menciptakan kontras yang kuat dengan warna gelap kopi, membuat warna kopi terlihat lebih pekat dan, secara psikologis, diasosiasikan dengan rasa yang lebih kuat atau pahit.
b. Cangkir transparan atau biru: Kopi dalam cangkir bening atau biru seringkali dipersepsikan lebih manis. Kontras yang lebih lembut atau asosiasi warna (biru sering dikaitkan dengan rasa manis atau dingin) bisa berperan di sini.
- Asosiasi Warna dan Rasa
Otak kita secara alami mengasosiasikan warna tertentu dengan rasa tertentu.

a. Warna hangat (merah, oranye, pink):
Warna-warna ini cenderung meningkatkan persepsi rasa manis dan kehangatan. Beberapa studi menunjukkan bahwa kopi yang disajikan dalam cangkir pink atau merah dapat terasa lebih manis.
b. Warna hijau atau kuning:
Warna-warna ini bisa membuat kopi terasa lebih asam atau kompleks. Ini karena hijau sering dikaitkan dengan keasaman atau kesegaran.
c. Warna gelap (cokelat, hitam): Warna gelap, terutama cokelat dan hitam, dapat memperkuat kesan pahit.
d. Warna biru bisa meningkatkan rasa manis :
Seperti dilansir Theindependent, kedua percobaan menunjukkan warna cangkir dapat mempengaruhi presepsi orang. Hasil ini mendukung pandangan bahwa warna cangkir harus menjadi pertimbangan pada barista karena dapat mempengaruhi rasa dalam pengalaman minum kopi kepada konsumen. Efek ini disebut presepsi crossmodal, yang merupakan sains – berbicara untuk data indera (pengelihatan, suara, bau, dan lainnya). Dari satu pengertian yang mengubah presepsi data sensoris karena hal lain.
Kenapa Ini Terjadi?
Fenomena ini dikenal sebagai asosiasi lintas-modal (crossmodal association), di mana satu indra (penglihatan) memengaruhi persepsi indra lain (rasa). Otak kita terus-menerus mencari petunjuk dari semua indra untuk membentuk pengalaman keseluruhan. Jadi, saat kita melihat cangkir kopi, warna cangkir tersebut sudah memberikan “sinyal” kepada otak kita tentang bagaimana kopi itu seharusnya terasa, bahkan sebelum kita menyesapnya.
Implikasi Praktis
Bagi para penikmat kopi atau bahkan barista, pemahaman ini bisa dimanfaatkan :
Jika kamu suka kopi dengan rasa yang kuat dan intens, cangkir putih bisa menjadi pilihan.
Jika kamu ingin menonjolkan rasa manis pada kopi, cobalah cangkir berwarna cerah seperti pink atau biru.
Untuk kopi dengan karakter keasaman yang menonjol, mungkin cangkir hijau atau kuning bisa dicoba.
Sekelompok psikolog menghasilkan bukti bahwa warna cangkir itu penting, penelitian ini dibuat berkonsentrasi pada sains rasa.
Dalam jurnal ini Dr. Georgr H Van Doorn, Dianne Wuillemin, dan Charles Spence mengajukan argumen bahwa warna cangkir dapat mempengaruhi cita rasa kopi.
Pelelitian menemukan tingkat kepahitan tergantung warna cangkir. Peneliti mengambil ide dari barista bahwa lebih banyak pelanggan yang mengeluh kopinya menjadi pahit dengan cangkir berwarna putih daripada transparan.
Hipotesis diuji pada relawan dan memang cangkir warna putih dapat meningkatkan intensitas rasa pahit pada kopi. Peneliti menyimpulkan, ini karena kontras warna pada kopi, efek sebaliknya pada cangkir transparan yang tidak terlalu pahit. *(sumber : Times Indonesia).
Dapatkan aneka cangkir warna dengan klik link dibawah ini :
Website : KLIK DISINI
Tokopedia (JKT) : KLIK DISINI
Tokopedia (SBY) : KLIK DISINI
Shopee (JKT) :
Shopee (SBY) : KLIK DISINI


