3 Trik Membersihkan Chasen Matcha Agar Awet & Tahan Lama
Bagi penggemar matcha, pasti sudah tidak asing lagi dengan chasen. Peralatan tradisional ini digunakan untuk mengaduk dan melarutkan bubuk matcha dengan air, sebelum dicampur dengan bahan-bahan lainnya.
Chasen terbuat dari bambu khas Jepang yang memiliki nilai budaya dan estetika tinggi. Harganya pun cukup mahal, sehingga kamu harus merawatnya dengan baik dan benar. Jika salah langkah, chasen bisa berjamur, cepat rapuh, dan rusak.
Membersihkan chasen matcha (pengocok bambu) dengan benar sangat penting untuk menjaga keawetan dan kualitasnya. Chasen terbuat dari bambu, sehingga perawatannya sedikit berbeda dengan alat dapur lainnya. Berikut adalah tips membersihkan chasen matcha:

1. Segera Bersihkan Setelah Digunakan :
Rendam dan Bilas: Setelah selesai mengocok matcha, segera rendam chasen dalam semangkuk air hangat bersih selama beberapa detik atau bilas di bawah air mengalir. Ini membantu melonggarkan sisa-sisa bubuk matcha yang menempel di antara bilah-bilah bambu.
Gunakan Tangan atau Sikat Lembut: Jika ada bubuk matcha yang menempel kuat dan sulit dibersihkan, usap lembut dengan jari atau sikat bambu khusus jika ada.
HINDARI SABUN: Ini adalah poin paling penting! Jangan pernah menggunakan sabun cuci piring atau deterjen untuk membersihkan chasen. Bambu bersifat berpori, dan sabun bisa meresap ke dalamnya, meninggalkan residu yang dapat memengaruhi rasa matcha Anda dan merusak bambu seiring waktu.
Hindari Mesin Pencuci Piring: Panas dan tekanan air dari mesin pencuci piring dapat merusak bambu, membuatnya retak atau kehilangan bentuk aslinya.

2. Keringkan dengan Benar :
Angin-anginkan: Setelah dibersihkan, kibaskan chasen untuk menghilangkan sisa air, lalu letakkan di tempat terbuka dengan sirkulasi udara yang baik. Hindari menyimpan chasen dalam kondisi basah atau lembap di tempat tertutup, karena ini dapat memicu pertumbuhan jamur.
Gunakan Chasen Holder (Kusenaoshi): Ini adalah investasi kecil yang sangat berguna. Chasen holder adalah dudukan keramik berbentuk tetesan air mata yang dirancang khusus untuk menjaga bentuk bulu-bulu chasen tetap rapi dan melengkung sempurna saat mengering. Ini juga membantu mencegah kelembapan menumpuk di bagian dalam chasen.
Hindari Sinar Matahari Langsung: Meskipun perlu dikeringkan, jangan menjemur chasen di bawah sinar matahari langsung karena paparan berlebihan dapat membuat bambu cepat retak dan kaku.
3. Penyimpanan:
Tempat Kering dan Sejuk: Simpan chasen di tempat yang kering, sejuk, dan memiliki sirkulasi udara yang cukup.
Jangan di Wadah Kedap Udara: Hindari menyimpan chasen dalam lemari atau wadah yang terlalu kedap udara, karena dapat menjebak kelembapan dan mempercepat pertumbuhan jamur.
Dengan Chasen Holder: Jika Anda memiliki chasen holder, selalu gunakan untuk menyimpan chasen dalam posisi berdiri setelah benar-benar kering. Jika tidak, Anda bisa menyimpannya dengan bilah menghadap ke atas.

Tips Tambahan untuk Perawatan Chasen:
Rendam Sebelum Digunakan: Sebelum setiap penggunaan, rendam bilah chasen dalam air hangat selama 1-2 menit. Ini akan melembutkan bambu, membuatnya lebih fleksibel, dan mengurangi risiko bilah patah saat mengocok. Ini juga membantu chasen mengembang dan membentuk “blooming” di bagian tengahnya, yang normal dan menunjukkan fleksibilitas.
Perhatikan Kondisi Chasen: Chasen adalah alat yang rapuh dan akan aus seiring waktu. Ganti chasen jika bilah-bilahnya sudah banyak yang patah atau bentuknya sudah tidak optimal untuk mengocok matcha.
Dengan mengikuti tips-tips ini, chasen matcha Anda akan lebih awawet dan selalu siap untuk membantu Anda membuat matcha yang sempurna!
Dapatkan Set Matcha dengan Klik link dibawah ini :
Website : KLIK DISINI
Tokopedia (JKT) : KLIK DISINI
Shopee (SBY) : KLIK DISINI
TIKTOK SHOP (JKT):
TIKTOK SHOP (SBY):


