DAPATKAN BANYAK PRODUK MESIN KOPI
0 items in your shopping cart

No products in the cart.

Cek Macam – Macam Chawan Dalam Pembuatan Matcha

Matcha Chawan pada dasarnya adalah cangkir untuk minum Matcha. Tahukah Anda bahwa ada berbagai bentuk dan tekstur — dan bahwa benda-benda itu memang memiliki implikasi yang berbeda! Di sini kami akan membahas semua yang perlu Anda ketahui untuk memilih Matcha Chawan yang tepat untuk Anda.

Chawan (茶碗) pada dasarnya adalah mangkuk teh dari Jepang, yang paling sering digunakan untuk menyiapkan dan meminum teh Matcha (teh hijau bubuk) dalam Upacara Minum Teh Jepang tradisional (Chanoyu).

Chawan dirancang khusus untuk kenikmatan matcha, dan para pecinta matcha biasanya lebih suka menikmati matcha langsung dari chawan. Chawan yang dibuat dengan baik akan meningkatkan aroma dan rasa matcha, sekaligus nikmat untuk dipegang dan dipandang sambil menyesapnya.

Jenis-jenis Chawan dapat dibedakan berdasarkan beberapa faktor utama:

  • Chawan Shirahagi :

“Chawan Shirahagi” merujuk pada mangkuk Matcha (Chawan) yang dibuat dengan gaya keramik Shirahagi. Berikut rinciannya:

  • Chawan (茶碗): Berarti mangkuk teh atau mangkuk Matcha dalam bahasa Jepang. Ini adalah mangkuk yang digunakan khusus untuk menyiapkan dan meminum teh Matcha.
  • Shirahagi (白萩): Berarti Hagi Putih. Ini adalah salah satu gaya keramik tradisional Jepang yang paling terkenal, berasal dari kota Hagi di Prefektur Yamaguchi.

Karakteristik Keramik Shirahagi:

Keramik Shirahagi (Hagi-yaki) terkenal karena:

  1. Tekstur Lembut: Memiliki tekstur tanah liat yang halus dan berpori.
  2. Glasir Putih (Shirahagi): “Shirahagi” secara spesifik mengacu pada mangkuk Hagi yang menggunakan glasir putih susu atau keputihan yang elegan.
  3. Wabi-Sabi: Sering kali dihargai karena penampilannya yang bersahaja dan kesederhanaan, sejalan dengan estetika Wabi-Sabi (keindahan yang ditemukan dalam ketidaksempurnaan dan ketidakkekalan).
  4. Perubahan Seiring Waktu: Salah satu daya tarik utamanya adalah cara glasirnya menyerap Matcha seiring waktu, yang menyebabkan garis-garis halus dan perubahan warna muncul—fenomena yang disebut nanakire atau Hagi no nana-henge (tujuh perubahan Hagi).

Jadi, Chawan Shirahagi adalah mangkuk Matcha yang dibuat dengan teknik Keramik Hagi, dicirikan oleh penggunaan glasir putih atau krem yang lembut.

 

  • Chawan Hagomoro :

“Chawan Hagomoro” merujuk pada mangkuk Matcha (Chawan) yang dibuat dengan gaya Keramik Hagi, dengan glasir yang menyerupai sayap burung atau tekstur tertentu. Berikut perinciannya:

  • Chawan (茶碗): Mangkuk teh atau mangkuk Matcha.
  • Hagi (萩): Merujuk pada gaya keramik tradisional Jepang, Hagi-yaki, yang berasal dari Kota Hagi. Keramik ini terkenal dengan tanah liatnya yang lembut dan glasir yang mudah menyerap, yang memungkinkan mangkuk berubah warna seiring waktu (disebut nanakire).
  • Hagomoro: Kemungkinan besar ini adalah nama studio, nama pengrajin, atau, yang paling umum, nama khusus untuk jenis glasir atau pola glasir tertentu dalam tradisi Hagi-yaki. Glasir tersebut mungkin memiliki tekstur atau pola visual yang halus dan menyerupai sayap burung (bulu) atau pola lembut lainnya.

Poin Utama:

  1. Asal: Dibuat dalam tradisi Keramik Hagi (Hagi-yaki).
  2. Ciri Khas: Dihargai karena kesederhanaan wabi-sabi dan perubahan warna yang terjadi seiring seringnya mangkuk digunakan.
  3. Kekhususan: “Hagomoro” menunjukkan jenis desain atau glasir tertentu yang mungkin unik dan seringkali sangat dicari oleh kolektor.

  • Chawan Ao-uzumaki :

“Chawan Ao-uzumaki” merujuk pada mangkuk Matcha (Chawan) yang memiliki pola atau desain khusus. Berikut rinciannya:

  • Chawan (茶碗): Mangkuk teh atau mangkuk Matcha.
  • Ao (青): Berarti biru atau biru kehijauan/biru tua (sering digunakan untuk warna biru tua, biru kobalt, atau warna biru-hijau tertentu dalam istilah keramik Jepang).
  • Uzumaki (渦巻): Berarti pusaran air atau spiral.

Secara harfiah, Chawan Ao-uzumaki adalah mangkuk Matcha dengan pola pusaran air biru.

Karakteristik Umum :

  1. Pola: Mangkuk ini akan menampilkan pola spiral atau pusaran yang biasanya dilukis menggunakan glasir biru (atau pigmen biru kobalt) di permukaan mangkuk. Pola pusaran ini bisa menutupi seluruh mangkuk atau hanya bagian dalamnya.
  2. Gaya: Meskipun istilah ini menggambarkan pola dan warna daripada asal tanah liat, pola pusaran sering ditemukan dalam keramik Jepang modern dan keramik yang dibuat di daerah-daerah seperti Kutani atau Arita, meskipun bisa saja diproduksi di mana saja.
  3. Visual: Pola pusaran air (uzumaki) yang dinamis memberikan kesan energi dan gerakan pada mangkuk tersebut.

Buat kalian yang ingin menambah koleksi matcha tools bisa mendapatkannya dengan klik link dibawah ini :

Website : KLIK DISINI
Tokopedia (Jakarta) : KLIK DISINI
Tokopedia (Surabaya) : KLIK DISINI
Shopee (Jakarta) : KLIK DISINI
Shopee (Surabaya) : KLIK DISINI